Jari Tangan

Kisah maya, atau nyata? Entahlah, yang jelas tulisan ini disampaikan oleh si jari tangan,

Tulisan ini terbit karena si pemilik jari selalu merasa sepi setiap hari,

Setiap bangun di pagi hari, senyuman manis muncul setelah melihat notifikasi,

Namun, hanya mentari yang tersenyum seakan ingin menghibur setiap hari,

Sepertinya, mimpi yang terlewati sangat indah,

Karena ternyata si mentari sudah terbit sepertiga hari,

Khayalan liar selalu mengganggu, membayangkan hal yang tak pasti,

Namun nyatanya, si jari selalu mengganggur, 

Diam sepi sedih terjebak ilusi daya khayal,

Si jari selalu berharap si dia mengerti perasaanya,

Namun si jari tidak mampu mengungkapkanya karena ia tau, ia bukan siapa-siapa,

Tak terasa, kini sinar mentari hilang, hilang bersama waktu yang berjalan,

Namun lagi-lagi si jari tetap diam, walaupun banyak sekali orang yang ingin menunggu balasanya,

Ia diam karena ia berfikir bahwa hanya si dia lah yang ia harapkan,

Menurutnya, si dia merupakan orang yang spesial dan beda dari yang lain,

Si jari baru menyadari semua itu ketika ia tumbuh dewasa,

Namun khayalan tetaplah khayalan, si jari akan terus menunggu hingga keajaiban tuhan muncul dihadapanya.

Penulis : Septian Rishal

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s